Wednesday, 26 November 2014

Tips Berbelanja di Nabawi

Masjid Nabawi adalah surga belanja. Deretan ruko menawarkan segala macam souvenir yang membuat mata saya mendelik-delik menahan hasrat beli.
Tapi sayang seribu sayang, keinginan tidak berbanding lurus dengan keuangan. Daya beli sih 1000%, tapi daya kantong hanya  ada  2,5 %. saja
Hahahha

Jadilah saya lebih banyak berkutat di pedagang kaki lima yang terhampar di halaman masjid. Ada aneka kurma, kacang-kacangan, kismis, buah jeruk dan pisang, aneka baju muslim, kerudung, syal, pasmina, perhiasan imitasi, aneka permen coklat, aneka souvenir (gantungan kunci,lukisan kaca, kaligrafi), parfum, aneka peci dan Al-Quran. Tapi, jika membeli disini, harus sangat jeli.
Misal membeli pasmina.
Pasmina- pasmina cantik buatan India ini begitu menarik, ribuan motif. Tapi telitilah. Sebagian barang yang dijual adalah barang cacat produksi. Berjuanglah untuk mendapatkan pasmina sempurna, jika dapat, maka belilah sebelum menyesal. Karena harganya dalam rupiah hanya 15 ribu rupiah saja. Sementara jika di toko bisa mencapai 5 kali lipat.

Untuk aneka coklat, dengan kualitas yang sama, harga dikaki lima bisa lebih murah separuhnya.

Tapi jika oleh -oleh untuk keluarga terdekat saya sarankan membeli di ruko, karena tentu kualitas yang bicara. Jika membeli dalam jumlah banyak, maka toko bisa memberi diskon lebih.

Kendala bahasa hampir tidak ada karena pedagang disana rata-rata pandai berbahasa Indonesia.
Jika kita menawar dan dijawab..
" Haram..haram " itu artinya tidak boleh.

Jadi..selamat berbelanja...









No comments:

Post a Comment